Kawal Asta Cita, Polsek Limapuluh Tinjau Pertanian Padi Urban di Tanjung Rhu

banner 468x60

Pekanbaru – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Limapuluh Polresta Pekanbaru melakukan peninjauan langsung terhadap pemanfaatan lahan produktif sektor pangan utama di wilayah perkotaan. Langkah ini diambil guna memetakan sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan di sektor pertanian padi mandiri.

 

​Kegiatan pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Limapuluh, Ipda Toharuddin, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Rhu, Bripka Roby Yulianto. Otoritas kepolisian menyambangi area persawahan padi mandiri yang dikelola oleh seorang warga bernama Bu Neneng di kawasan Jalan Arafah, RT 06/RW 05, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, pada Senin, 22 Juni 2026.

 

​Di lokasi tersebut, personel Polsek Limapuluh meninjau langsung fase pertumbuhan tanaman padi, ketersediaan pasokan air irigasi pekarangan, hingga potensi luasan lahan untuk memastikan kelancaran produksi karbohidrat utama tersebut di tingkat lokal.

 

​Kanit Binmas Polsek Limapuluh, Ipda Toharuddin, menjelaskan bahwa komoditas padi merupakan sektor paling krusial dalam struktur ketahanan pangan nasional. Oleh sebab itu, inisiatif warga perkotaan seperti Bu Neneng yang memanfaatkan lahan urban untuk bertani padi menjadi perhatian khusus kepolisian dalam mengawal Program Asta Cita Presiden RI di sektor swasembada pangan.

 

​Pengembangan pertanian padi di tengah keterbatasan lahan perkotaan (urban farming) dinilai sebagai langkah berani sekaligus solusi taktis dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat domestik. Sinergi ini diharapkan mampu memicu stimulus bagi warga lain untuk mengoptimalkan lahan tidur di sekitar pemukiman mereka menjadi area produktif.

 

​”Budidaya padi di area perkotaan memiliki tantangan tersendiri, mulai dari pengelolaan air hingga luasan lahan. Kami sangat mengapresiasi langkah mandiri ini dan Polsek Limapuluh berkomitmen untuk terus mendampingi serta memberikan rasa aman kepada para petani lokal,” ujar Ipda Toharuddin melalui keterangannya, Senin, 22 Juni 2026.

 

​Selain fokus pada pemetaan ketahanan pangan hulu, kegiatan sambang berkala ini dimanfaatkan oleh jajaran Bhabinkamtibmas untuk mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekitar demi menguatkan kepercayaan publik (public trust). Melalui interaksi dialogis yang humanis, kepolisian menyerap aspirasi sekaligus mengedukasi warga mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

 

​Dengan terciptanya jalur komunikasi yang intensif antara Bhabinkamtibmas dan warga pengelola lahan pertanian, segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Limapuluh dapat diantisipasi sejak dini. Seluruh rangkaian pengecekan lahan pertanian padi di kawasan Jalan Arafah tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *