Turun ke Pasar Limapuluh, Personil Polsek Cek Harga Sembako: Beras Stabil, Minyak Goreng Ada Kenaikan

banner 468x60

PEKANBARU – Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) pasca-lebaran, jajaran Polsek Limapuluh melakukan monitoring dan pengecekan langsung ke pasar tradisional di wilayah hukumnya, Rabu (27/5/2026) pagi.

​Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Limapuluh, IPDA Ratman, bersama sejumlah personil. Petugas menyisir salah satu pusat ekonomi masyarakat, yakni Pasar Limapuluh yang terletak di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru.

​Kapolsek Limapuluh melalui Pawas IPDA Ratman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam mengantisipasi penimbunan serta lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

​”Hari ini kita turun langsung berinteraksi dengan para pedagang eceran untuk mengecek fluktuasi harga, mulai dari beras, gula, minyak goreng, tepung, hingga telur. Langkah ini penting untuk mendeteksi dini jika ada indikasi permainan harga atau kelangkaan barang,” ujar IPDA Ratman di sela-sela pengecekan.

​Berdasarkan data lapangan yang dihimpun petugas, mayoritas harga bahan pokok di Pasar Limapuluh masih relatif stabil, di antaranya:

  • ​Beras Premium (Aroma, Belida, Koki): Berkisar antara Rp 16.000,- hingga Rp 16.500,- per kilogram.
  • ​Gula Pasir: Berada di angka Rp 19.000,- per kilogram.
  • ​Tepung (Beras/Ketan): Dijual Rp 8.000,- per kemasan.
  • ​Telur Ayam: Bertahan di harga Rp 55.000,- per papan.

​Meski demikian, petugas mencatat adanya sedikit tren kenaikan pada komoditas minyak goreng. Untuk MinyakKita (program pemerintah) saat ini dipatok Rp 17.000,- per liter, minyak goreng kemasan Kamila Rp 18.000,- per kilogram, sedangkan merk premium seperti Sunco berada di angka Rp 42.000,- per dua liter.

​Secara terpisah, pihak Polsek Limapuluh menegaskan bahwa secara umum stok Bapokting di wilayah Kecamatan Limapuluh masih sangat mencukupi dan tidak ada kelangkaan yang signifikan. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying).

​”Kita berharap sinergi dan pengawasan berkala bersama instansi terkait terus berjalan agar dinamika harga di pasar tetap terkendali, sehingga inflasi bisa kita cegah bersama,” tutupnya.

​Kegiatan monitoring yang berakhir sekira pukul 13.00 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Laporan hasil pemantauan ini juga langsung diteruskan kepada Kapolresta Pekanbaru melalui Waka Polresta, Kabag Ops, dan para Kasatfung Polresta Pekanbaru sebagai bahan evaluasi wilayah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *